Gengsi Katanya
Waktu main gue semakin terbatas, waktu nongkrong gue pun semakin sedikit. Sampe ketemu temen deket gue pun ngerasa canggung. Untung tingkat kepedean gue tinggi kalo udah sama mereka.
'Sha, lama nggak ketemu-pasti lu kangen gue kan' alis gue bergerak ke atas sebanyak dua kali sambil memperlihatkan senyum terpaksa gue.
'Apaan sih' jawabnya nyelonong.
Selalu begitu, kelihatan cuek tapi sebenernya dia kangen.
Gue lari kecil menyusul dan narik tangan kiri dia buat gue gandeng.
'Pasti kangenlah. Ngga ada lagi kan tuh siang-siang yang chat "Sha, mau gue bawain apa. Sha, udah makan belum. Sha, lagi laper nggak". Ucap gue berirama iseng.
Hati gue senyum.
"Hahaha, pede banget sih lu. Kayak Boyen. Jza-jza'
Selalu begitu. Manusia nggak akan pernah ngaku duluan tentang perasaanya kalau mereka lagi ngga ke desak.
Gengsi katanya.
* * *
Mari ngobrol di kolom komentar frend 😁
Komentar
Posting Komentar